
Umat Paroki Katedral melalui pengurus KBG sudah mulai mengakses dana Pinjaman Lunak Tanpa Bunga (PLTB) yang dialokasikan sebesar Rp 232 juta untuk 116 KBG. Dana pemberdayaan ekonomi umat ini diharapkan menjadi “pemantik” dimulainya usaha-usaha produktif umat. Dana dipinjamkan melalui pengurus KBG dan pengembaliannnya dicicil per-bulan hingga akhir Desember mendatang.
Pastor Paroki Katedral Ruteng, RD Andi Latu Batara ikut menghadiri acara penyerahan bantuan dari umat untuk mendukung kelancaran pembangunan Gereja Paroki Narang. Bantuan yang diserahkan oleh DPP dan DKP tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Paroki Katedral yang terbuka, peka dan selalu mendengarkan harapan paroki-paroki lainnya, di tahun Yubileum “Peziarahan dan Harapan” serta Tahun Ekaristi Transformatif 2025.
Di tengah harapan mewujudkan rencana renovasi atap Gereja Roh Kudus Timung yang selama ini ditunda, umat Paroki Timung bersukacita karena mendapat perhatian berupa bantuan kasih dari umat Paroki Katedral Ruteng. Bantuan ini sebagai bentuk berbagi kasih di tahun Ekaristi Transformatif, sekaligus mau menegaskan bahwa Katedral adalah induk dari semua paroki di Keuskupan Ruteng.
KSP Kopkardios memasuki usia ke-25 tahun. Berada dalam era persaingan yang dinamis, Kopkardios terus berinovasi dengan membangun pelayanan yang profesional dan kemampuan manajerial yang baik dan handal. Pertumbuhannya yang menggembirakan terjadi karena komitmen "Sejahtera Bersama KSP Kopkardios" menjadi spirit bersama para anggotanya.
Umat Paroki Katedral Ruteng yang ada di 116 KBG bergembira dan bersyukur karena sebuah program baru telah dilaunching awal Bulan Maret 2025. Namanya Pinjaman Lunak Tanpa Bunga. Selain berusaha menyelamatkan mereka dari jeratan pinjaman berbunga tinggi dari rentenir juga sebagai kiat memulai usaha mikro keluarga yang diharapkan bisa membuka peluang perbaikan ekonomi rumah tangga karena dipinjamkan dengan bunga nol persen.
Terpilih dan dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati di Tanah Nuca Lale – Manggarai, Heribertus G. L Nabit dan Fabianus Abu memulai karya kepemimpinan mereka dari Rumah Tuhan di Gereja Katedral Ruteng. Sebuah Misa Perutusan digelar dengan liturgi yang meriah, dipimpin Vikaris Jenderal Keuskupan Ruteng, dihadiri ribuan umat. Kepemimpinan mereka diharapkan membawa berkat berlimpah untuk semua warga di Kabupaten Manggarai.