
Uskup Ruteng, Mgr Siprianus Hormat memercayakan karya pelayanan baru kepada RD Patrick Dharsam Guru sebagai Vikaris Parokial Paroki Katedral Ruteng. Disambut dengan syukur dan sukacita oleh Dewan Gereja Katedral, RD Papi, panggilan akrabnya meminta dukungan doa dukungan kerja sama dari semua umat dan DPP-DKP dalam menjalankan tugas pastoral ini.
Setelah Sukses menyelenggarakan Katekese APP di 117 KBG, kini umat Paroki Katedral Ruteng akan kembali melaksanakan Katekese Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) yang didampingi para fasilitator yang telah mendapatkan pembekalan oleh Ketua Komisi Kitab Suci Keuskupan Ruteng, RP Dr. Yosef Masan Toron, SVD.
Dalam ajang Festival Lembah Sanpio 2025 di Kisol, Keuskupan Ruteng, ada satu acara menarik, yakni bedah buku yang menghadirkan lima pembedah berkaliber nasional—dari rektor universitas hingga praktisi. Buku ini diiharapkan dapat memberikan perspektif komprehensif tentang masa depan pendidikan seminari. Dengan semangat synodalitas, SANPIO siap memimpin perubahan pendidikan seminari Indonesia.
PPA Paroki Katedral Ruteng mengisi perayaan Santu Tarsisius, seorang martir yang hidup ketika awal Gereja pada abad ke-3 di Roma dengan berbagai perlombaan dan pendalaman iman. Dalam semangat persaudaraan sebagai sebuah komunitas pelayanan mereka kembali menimba semangat Santu Tarsisius sebagai pelindung misdinar untuk terus berkarya, bersama memajukan paroki Katedral Ruteng.
Sebuah misa meriah dalam rangka mensyukuri rahmat HUT ke-80 Kemerdekaan RI dilaksanakan di Gereja Katedral Ruteng. Vikjen Keuskupan Ruteng menyinggung tentang fenomena dunia kita saat ini yang ditandai pelbagai persoalan dan krisis sembari menggarisbawahi mendesaknya semua otrang hidup dalam semangat persaudaraan bagi sesama.
Di tengah perkembangan pesat dunia pariwisata Flores yang mendunia khususnya Labuan Bajo yang ikut mempengaruhi dan mengubah perilaku individu dan komunitas masyarakat lokal, Seksi Budaya dan Pariwisata DPP Katedral Ruteng mengambil inisiatif merespon dinamika itu dengan menggelar workshop. Kaum milenial, para pelajar, diajak menjadi suluh dalam gemerlapnya disrupsi industri pariwisata itu.