
Serikat Kerasulan Anak Misioner (SEKAMI) Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng memeriahkan perayaan khusus mereka dengan misa dan kunjungan ke rumah-rumah umat. Pesta Tiga Raja menjadi ungkapan syukur mereka atas karya dan rahmat yang diperoleh dalam komunitas misioner yang menghidupkan doa, derma, dan kurban.
Anggota SEKAMI Lumen Gratiae dan para pendamping berfoto bersama RD Jean Loustar seusai misa Tiga Raja, Minggu, 4/1/2026.
KATEDRALRUTENG.ORG – Paroki Katedral
Ruteng mengadakan Misa Tiga Raja yang dilanjutkan dengan kegiatan kunjungan
tiga raja oleh anak-anak SEKAMI Lumen Gratiae ke rumah-rumah umat. Misa tiga
raja (Hari Raya Penampakan Tuhan) dipimpin oleh RD. Jean Loustar Jewadut di Gereja Katedral Ruteng, Minggu, 4 Januari 2026. Koor meriah oleh anak-anak SEKAMI Lumen Gratiae Paroki Katedral.
Dalam homilinya, RD.
Jean menegaskan tiga poin penting, antara lain Tiga orang majus dari Timur
memiliki kerinduan yang besar untuk berjumpa dan menyembah Yesus. Kerinduan
akan Yesus membuat mereka sanggup membaca tanda yaitu bintang yang menuntun
mereka ke tempat Yesus.
“Kita juga mesti memiliki hati yang rindu untuk berjumpa dengan Yesus. Dengan memiliki waktu untuk berjumpa dengan Yesus, kita juga dapat menjadi bintang yang menuntun sesama untuk juga berjumpa dengan Yesus. Tiga orang majus dari Timur mempersembahkan persembahan berupa emas, kemenyan, dan mur untuk Yesus. Kita juga diminta untuk mempersembahkan apa yang kita miliki, seperti kemampuan, talenta dan kebaikan kita,” kata RD Jean.
Suasana saat perayaan Ekaristi Pesta Tiga Raja yang dipimpin RD Jean Loustar Jewadut dan dihadiri ratusan anak SEKAMI Lumen Gratiae. Dengan sukacita mereka merayakan misa dan membaharui semangat misioner mereka di tengah umat Paroki Katedral. (Foto : RD JEAN)
Sebelum mulai misa,
anak-anak SEKAMI menampilkan fragmen singkat tentang bintang yang menuntun tiga
orang majus dari Timur kepada Yesus. Empat orang SEKAMI masing-masing
memerankan peran sebagai bintang, Melkior, Gaspar, dan Baltasar. Di akhir
fragmen, mereka berlutut di hadapan patung Yesus yang ada dalak kandang natal
dan berdoa.
Seusai misa, anak-anak SEKAMI yang berjumlah 55 orang dan 12 orang tim pendamping dibagi ke dalam 10 kelompok. Dalam satu kelompok, ada yang berperan sebagai bintang, Melkior, Gaspar, dan Baltasar. Setiap kelompok di bawah bimbingan 1 orang pendamping berkunjung ke 10-15 rumah yang ada di 1 KBG. Total ada 10 KBG dan 100 rumah yang dkunjungi sebagai ungkapan syukur atas perayaan ulang tahun ke-183 anak misioner.
Dengan wajah gembira dan hati penuh syukur, anak-anak SEKAMI bersama para pendamping dan RD Jean Loustar Jewadut merayakan Ulang Tahun SEKAMI ke-183. (Foto : RD JEAN)
Dalam kunjungan ke
rumah umat, anak-anak SEKAMIi memainkan fragmen singkat, berdoa bersama anggota
keluarga seisi rumah, keluarga dalam rumah diberikan kesempatan untuk
memberikan derma, dan anak-anak SEKAMI mempersembahkan bingkisan untuk keluarga
dalam rumah. Bingkisan tersebut berisikan air berkat, garam berkat, lilin
berkat, dan surat kasih dari Romo. Umat sangat bersukacita menyambut kunjungan tersebut.
Sebagai ungkapan syukur
atas HUTke-183 anak misioner, seusai kunjungan ke rumah-rumah umat, tim
pendamping dan anak-anak SEKAMI mengadakan tiup lilin ulang tahun dan
pemotongan tumpeng ulang tahun. Acara diakhiri dengan santap siang bersama dan
pembagian bingkisan ulang tahun yang berisikan makanan ringan untuk anak-anak SEKAMI.