Launching BKSN 2026 RD Sonny Igar Pesankan Ini kepada Umat Paroki Katedral

Sebuah seremoni launching BKSN dilakukan dengan pemukulan gong yang menandai umat Paroki Katedral Ruteng mulai memasuki perayaan Bulan Kitab Suci Nasional. Meski sedang dalam suasana keprihatinan akibat gempa bumi yang melanda Pulau Flores, namun tak menghalangi umat untuk semakin menghidupi Sabda Tuhan yang memberi terang dan harapan.

Vikaris Parokial Katedral Ruteng RD Christian Sonny Igar saat memukul gong yang menandai launching BKSN 2026 tingkat Paroki Katedral Ruteng pada Minggu, 30 Agustus 2026 di halaman Taman Doa Gua Bunda Maria kompleks Gereja Katedral. (Foto: TIM MEDIA)

KATEDRALRUTENG.ORGLebih dari 1500 umat mengikuti misa Launching Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) yang dipimpin Vikaris Parokial Paroki Katedral Ruteng RD Christian Sonny Igar, Minggu pagi, 30 Agustus 2026. Misa ke-3 yang dimulai pukul 10.00, ini diselenggarakan di halaman taman doa Gua Bunda Maria di sisi barat Gereja Katedral. Pasca gempa bumi yang terjadi dua pekan lalu, umat Paroki Katedral menyelenggarakan misa di halaman Gereja.

 

Meski dilaksanakan di halaman Gereja, misa berlangsung khidmat dan berjalan lancar dimeriahkan penampilan Paduan Suara Assumpta. Launching BKSN 2026 ini dihadiri pula Ketua Pelaksana DPP Katedral Simon Manggu dan jajaran pengurus DPP – DKP, pengurus Wilayah dan KBG, para biarawan-biarawati yang berkarya di wilayah Paroki Katedral, utusan kelompok rohani dan kategorial, PAMDAL serta OMK.



Paduan Suara Assumpta Paroki Katedral Ruteng saat tampil memeriahkan Perayaan Misa Launching Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) pada misa ke-3 Pukul 10,00 di Taman Doa Gua Bunda Maria kompleks Gereja Katedral, Minggu pagi, 30 Agustus 2026. (Foto: TIM MEDIA)


Launching BKSN ditandai dengan pemukulan gong dan pembentangan spanduk berukuran besar bertuliskan Launching BKSN Tingkat Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga dan Santu Yosep Katedral Ruteng. Umat yang hadir pun menyambut dengan tepukan tangan meriah, mengekspresikan kegembiraan mereka akan datangnya Bulan Kitab Suci, meski masih prihatin setelah dilanda bencana gempa bumi. “Kami bahagia karna bulan Kitab Suci ini mengajak semua umat untuk semakin mencintai Kitab Suci,” kata Selviana, salah seorang umat yang mengikuti misa.

 

Saat melaunching BKSN, RD Sonny Igar mengajak semua umat untuk bersyukur kepada Allah Tritunggal Maha kudus karena boleh bersama-sama membuka Bulan Kitab Suci Nasional 2026. Tahun ini Gereja Katolik di Indonesia mengusung tema “Yesus Guru yang Penuh Kuasa: Wajah Yesus dalam Injil Matius”.



Vikaris Parokial Paroki Katedral Ruteng RD Christian Sonny Igar dan Ketua Pelaksana DPP Simon Manggu serta jajaran pengurus DPP dan DKP sedang memegang spanduk Launching BKSN 2026 saat acara launching dilaksanakan dan disaksikan lebih dari 1500 umat, Minggu, 30 Agustus 2026. (Foto: TIM MEDIA)

 

Tema ini mengingatkan kita bahwa Yesus bukan hanya seorang pengajar, tetapi Guru yang penuh kuasa, yang mengajar dengan otoritas Ilahi dan menghadirkan wajah Allah yang penuh kasih. Injil Matius menampilkan Yesus sebagai Guru yang menuntun kita pada hidup yang benar, mengutus kita untuk mewartakan kabar gembira, membangun persaudaraan dalam iman dan mengarahkan kita pada hidup kekal,” ujar RD Sonny.

 

Ia menambahkan, saat ini kita semua sedang berada dalam situasi tanggap darurat bencana gempa bumi di mana banyak orang mengalami kecemasan, ketakutan dan trauma. Kitab Suci menghadirkan penghiburan dan harapan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Tema BKSN 2026 yang menampilkan Yesus sebagai Guru penuh kuasa dalam Injil Matius, menegaskan bahwa kuasa-Nya hadir untuk menenangkan dan menguatkan hati yang penuh kecemasan,” tambah RD Sonny.



Meski dalam suasana yang diselimuti keprihatinan akibat bencana gempa bumi namun umat Paroki Katedral Ruteng tetap antusias menyambut kedatangan Bulan Kitab Suci Nasional 2026 yang dilaunching pada perayaan Misa ke-3 di halaman Gereja Katedral, Minggu, 30 Agustus 2026. (Foto: TIM MEDIA)

 

RD Sonny berpesan, BKSN bukan hanya tentang membaca dan merenungkan Kitab Suci, tetapi juga menghidupinya. Maka kita semua diajak untuk saling menolong, berbagi kasih dan membangun persaudaraan iman. Solidaritas nyata di tengah bencana adalah wujud sabda yang menjadi tindakan. Semoga BKSN 2026 ini makin meneguhkan iman kita, memperdalam relasi kita dengan Kristus, dan menjadikan kita saksi kasih dalam kehidupan,” ujarnya.


Ketua Pelaksana DPP Simon Manggu kepada media ini menjelaskan, kegiatan katekese umat di KBG-KBG akan mengisi BKSN tahun ini dan diharapkan umat dapat mengambil bagian bersama-sama merenungkan Sabda Tuhan. “Dalam situasi pasca gempa bumi, kita membangun solidaritas, salah satunya juga dengan saling menguatkan dalam pertemuan katekese,” kata Simon. [Jimmy Carvallo] 

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT