
PPA Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng punya cara istimewa memaknai Hari Valentine. Mereka mengunjungi Panti Asuhan Pelayanan Kasih di Ruteng dan berbagi kasih dan kegembiraan. Kunjungan ini menjadi inspirasi bagi semua orang untuk membangun aksi nyata kasih.
Anggota PPA Lumen Gratiae bersama pendamping dan RD Jean bergoto dengan anak-anak penghuni Panti Asuhan Pelayanan Kasih dalam kunjungan merayakan Hari Valentine 2026.
KATEDRALRUTENG.ORG
- Minggu, 15 Februari 2026, jam 11.30 WITA, PPA Lumen Gratiae Paroki Katedral
mengunjungi Panti Asuhan Pelayanan Kasih di Jalan Delima Selatan, Bilas,
Kelurahan Pau. Kunjungan ini adalah aksi konkret hari valentine. “Kasih sayang
tidak hanya untuk diucapkan di bibir saja, tetapi mesti diwujudnyatakan dalam
tindakan nyata. Itulah sebabnya, kami mengunjungi anak-anak panti asuhan untuk
menjalin persaudaraan dan berbagi kasih. Pemberian kami mungkin tidak seberapa,
tetapi kami memberi dengan penuh ketulusan hati,” kata Jeza Claire, wakil ketua
PPA Lumen Gratiae.
Panti Asuhan
Pelayanan Kasih dikekolah oleh Ibu Paulina Pajong dan Rupertus Arfanto. Panti
asuhan ini didirikan pada tahun 2014 dan saat ini dihuni oleh 51 orang anak,
yang terdiri atas 32 putri dan 19 putra. Pendidikan mereka mulai Sekolah Dasar
(SD) hingga Perguruan Tinggi (PT). Pengurus panti asuhan menanggung biaya pendidikan
anak-anak panti mulai dari tingkat SD hingga tingkat perguruan tinggi.
Kehidupan anak-anak panti asuhan juga dibantu oleh pihak donatur dari luar
negeri.
Dalam
kegiatan kunjungan ini, PPA dan anak panti saling sharing pengalaman. Tris
Janggur mewakili anggota PPA membagi kisah tentang pelayanan mereka sebagai
putra-putri altar di Paroki Katedral. “Sebagai PPA, saya berbangga karena bisa
melayani altar Tuhan. Di altar Tuhan, saya bisa berjumpa dengan Uskup dan
bahkan Kardinal. Selain itu, saya yakin bahwa semua rezeki dan prestasi yang
saya dapatkan hingga sekarang adalah pemberian dari Tuhan karena saya aktif
kegiatan di Gereja,” ungkap Tris Janggur yang juga ketua PPA Lumen Gratiae.
Sementara,
Cily, mewakili anak-anak panti asuhan, dalam sharingnya, mengisahkan
kebanggaannya sebagai anak panti. “Kami bersyukur dan berbangga karena
sekalipun kami adalah anak panti, kami tetap bisa bersekolah. Bagi kami, status
anak panti tidak menjadi hambatan bagi kami untuk mengukir prestasi,” kisahnya.
Setelah
sharing pengalaman, anak-anak panti diberikan kesempatan untuk menulis
cita-cita pada secarik kertas. Kertas itu diberikan kepada RD. Jean dan PPA
untuk didoakan dalam doa pribadi dan perayaan Ekaristi.
RD.
Jean, dalam sambutannya pada kesempatan ini, menyampaikan terima kasih kepada
pihak pengurus panti asuhan Pelayanan Kasih karena sudah berkenan menerima
kunjungan persaudaraan dari PPA Lumen Gratiae.
Rupertus
Arfanto, salah seorang pengurus panti asuhan, mengharapkan agar persaudaraan
dengan anak-anak panti tetap terpelihara dan program kunjungan panti asuhan
tetap berjalan. “Kami sungguh merasakan Gereja yang berwajah belas kasih dalam
peristiwa kunjungan kali ini. Anak-anak panti ternyata tidak berjalan sendiri.
Gereja selalu hadir untuk mendoakan dan memberikan kasih,” ungkap Rupertus. Di
akhir kunjungan, RD. Jean, Soenardi, dan Tris memberikan bingkisan Valentine
untuk anak-anak panti asuhan.