
Mempertimbangkan kondisi kesehatan yang kurang memungkinkan untuk menjalankan berbagai tugas sebagai pastor paroki dan membutuhkan pemulihan, Uskup Ruteng membebastugaskan RD Antonius Ryanto Latu Batara, disapa Romo Andi, sebagai Pastor Paroki Katedral. Vikjen Keuskupan Ruteng memujinya sebagai imam yang smart dan membawa kemajuan bagi paroki Katedral.
Administrator Paroki Katedral Ruteng RD Dyonysius Osharjo saat menerima dokumen-dokumen paroki dari RD Andi Latu Batara dalam acara serah terima jabatan di Gereja Katedral Ruteng, Minggu,, 3 Mei 2026. (Foto: KOMSOS PKR)
KATEDRALRUTENG.ORG – Vikaris Episkopalis
(Vikep) Ruteng RD Dyonysius Osharjo diangkat sebagai Administrator Paroki Maria
Diangkat ke Surga dan Santu Yosep Katedral Ruteng menggantikan RD Antonius Ryanto
Latu Batara yang selama 1 tahun 2 bulan menjadi Pastor Paroki yang memiliki 13
ribu umat ini.
Pengangkatan Romo Os, sapaan
akrab RD Dyonysius, dituangkan dalam Surat Keputusan Uskup Ruteng Nomor:
090/V.I/IV/2026 tanggal 25 April 2026 tentang Pegangkatan RD Dyonysius Osharjo
sebgai Administrator Paroki Maria Diangkat ke Surga dan Santu Yosep Katedral
Ruteng. Dalam surat tersebut juga diterangkan bahwa jabatan ini dijalankan oleh
RD Os sampai ditetapkannya Pastor Paroki yang definitif atau sampai ada
ketentuan lain dari Uskup Diosesan.
Misa serah terima jabatan dilaksanakan pada jadwal misa ke-3 yang dimulai pukul 10.00 dipimpin oleh Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Ruteng RP Sebastian Hobahana, SVD. Pada kesempatan tersebut turut mendampinginya, RD Dyonyisius Osharjo, RD Antonius Ryanto Latu Batara, dan 2 Vikaris Parokial Katedral, yakni RD Parick Dharsam Guru dan RD Christian Sonny Igar.
Administrator Paroki Katedral Ruteng RD Dyonysius Osharjo saat sedang menerima Doa Berkat dari Vikaris Jenderal Keuskupan Ruteng RP Sebastian Hobahana, SVD saat dilantik di Gereja katedral Ruteng, Minggu pagi, 3 Mei 2026. (Foto: KOMSOS PKR)
Sebelum acara Serah
Terima Jabatan, dibacakan SK Uskup Ruteng Nomor 089/V.I/IV/2026 tentang
Pembebasan RD Antonius Ryanto Latu Batara dari Jabatan sebagai Pastor Paroki
Maria Diangkat ke Surga -Santu Yosep Katedral Ruteng. Pada poin Menimbang
diterangkan bahwa demi menjamin pelayanan rohani umat beriman serta
terselenggaranya tata penggembalaan yang baik di paroki Katedral, diperlukan
kepemimpinan pastoral yang dijalankan secara efektif, stabil, dan penuh
tanggung jawab.
Juga dijelaskan bahwa
kondisi Kesehatan RD Andi pada saat ini kurang memungkinkan pelaksanaan tugas
dan kewajibannya secara efektif dan optimal, dan oleh karena itu memerlukan
perawatan serta pemulihan lebih lanjut. Bahwa demi kebaikan Gereja dan demi kesehatan
yang bersangkutan, pembebasan dari jabatan Pastor Paroki dipandang perlu dan
bijaksana.
Pada misa ini dilaksanakan pengucapan sumpah/janji jabatan Administrator Paroki oleh RD Os yang disaksikan ribuan umat yang memadati Gereja Katedral dilanjutkan Doa Berkat dari Vikaris Jenderal RP Sebastian dan pembacaan Berita Acara Serah Terima Jabatan Pastor Paroki Katedral kepada Administrator Paroki dilanjutkan penandatanganan Berita Acara tersebut. Ada pula penyerahan cinderamata umat kepada RD Andi.
RD Antonius Ryanto Latu Batara sedang bersalaman dengan Ketua Pelaksana DPP Katedral Ruteng Simon Manggu saat menerima cinderamata dari umat paroki ini sebagai apresiasi atas dedikasi dan pelayanannya di tengah umat setahun terakhir. (Foto: KOMSOS PKR)
Tinggalkan Legacy yang Luar
Biasa
Dalam sambutannya,
Vikjen Keuskupan Ruteng RP Sebastian Hobahana mengatakan, Uskup Ruteng Mgr. Siprianus
Hormat menyampaikan terima kasih atas pengabdian yang sudah dijalankan oleh
oleh RD Andi di tengah umat. “Romo Andi adalah imam yang sangat smart
dalam tata kelola, manajemen pastoral, dengan inisiatif-inisiatif yang bagus,”
kata RP Sebastian.
Dia menambahkan, dirinya sering terkesan dengan apa yang pernah disampaikan RD Andi bahwa pada waktunya Paroki Katedral harus ‘berbagi’. “Karna itu visi yang sangat misioner dari Romo Andi menjadi legacy yang luar biasa untuk gereja kita. Kita semakin misioner. Seperti yang Romo Andi sampaikan bahwa sudah waktunya sekarang, Katedral bersolider, berbagi,” ujar RP Sebastian.
Ketua Dewan Keuangan Paroki (DKP) Katedral Ruteng Vinsensius Marung bersalaman dengan RD Andi Latu Batara ketika penyerahan cinderamata untuk mantan pastor paroki Katedral ini dalam misa di Gereja Katedral Ruteng, Minggu pagi, 3 Mei 2026. (Foto: KOMSOS PKR)
Seusai misa
dilangsungkan acara ramah-tamah persaudaraan yang digelar di Pastoran tak jauh
dari Gereja Katedral. Acara ini dihadiri oleh para imam, pengurus DPP-DKP, di
antaranya Ketua Pelaksana DPP Suimon Manggu, Ketua Pelaksana DKP Vinsen Marung,
para Ketua Rumpun, pimpinan kongregasi yang berkarya di paroki Katedral, utusan
Wilayah dan KBG serta kelompok kategorial.